Setelah kemarin saya menulis tentang Array dalam C dan saya cukup, maka sekarang saya akan membahas sedikit tentang Fungsi, dan saya mohon mini program yang saya buat untuk tidak disalah gunakan. Atau istilah jawa (ngaku - aku) atau bahasa kerennya plagiat.
1. a. Pengertian dan perbedaan dari fungsi dan prosedur :
Dalam membuat fungsi kita harus mendefenisikan tipe data dari nilai yang akan dikembalikan.
Bentuk umum dari fungsi adalah :
tipe_data nama_fungsi(nilai_parameter1, nilai_parameter2, …);
{
statemen_yang_akan_dilakukan;
…
…
return nilai_yang_akan_dikembalikan;
}
d. Fungsi dapat menghasilkan output (return value) artinya suatu fungsi terdiri dari parameter yang dapat digunakan sebagai nilai masukan dalam fungsi tersebut, nilai tersebut kemudian akan diproses oleh fungsi untuk menghasilkan sebuah nilai kembalian atau yang disebut dengan return value.
Okey Sahabat Seiha, diatas adalah sedikit reoritis dari fungsi. Maaf jika tedak lengkap tapi inti dari artikel ini adalah program yang sudah saya buat. Informasi yang saya ketahui akan saya tambah di sini dan jika ada program baru yang buat akan saya tampilkan juga.
Fungsi : Pencarian Jenis Angka
Fungsi : Pencarian Nilai dan Kode
Cukup ini dulu ya teman, untuk ouput anda bisa mencoba sendiri... Lebih baik sobat sendiri yang mencobanya. Jika ada pertanyaan bisa sampaikan di komentar atau di YM saya jika saya online.
Ada beberapa kesalahan yang disebakan oleh pemasukan script pembaca class brush. Hapus script penutup yang berada dibawah atau disamping '}' kesalahan akan segera saya cari.
Read more: http://www.bocahit.com/2012/07/array-bahasa-c.html
1. a. Pengertian dan perbedaan dari fungsi dan prosedur :
- Fungsi adalah suatu jenis pembagian program kedalam bagian-bagian yang lebih kecil yang dinamakan subrutin ataupun subprogram. Yang mana pada Fungsi memiliki nilai balik ketika subrutin tersebut dipanggi. Beberapa tipe fungsi pada Fungsi berupa int, double, dan sebagainya.
- Prosedur merupakan jenis pembagian yang sama dengan Fungsi, hanya saja pada prosedur tidak menghasilkan nilai balik ketika subrutin dipanggil. Oleh karena itu prosedur sering juga disebut sebagai Fungsi tanpa nilai balik. Prosedur ditulis dengan bagian tipe fungsi berupa void (void berarti tanpa nilai balik).
- Mempermudah pengelolaan atau pengembangan program mengingat setiap subrutin memiliki kode yang relatif sedikit jika dibandingkan dengan kode program secara keseluruhan yang disusun tanpa melibatkan subrutin.
- Dapat digunakan untuk mengurangi jumlah kode akibat sejumlah kode yang sama digunakan beberapa kali dalam program.
- Menjadikan program lebih bersifat modular sehingga akan mudah dipahami dan dapat digunakan kembali, baik untuk program itu sendiri maupun untuk program lain yang memiliki proses yang sama.
Dalam membuat fungsi kita harus mendefenisikan tipe data dari nilai yang akan dikembalikan.
Bentuk umum dari fungsi adalah :
tipe_data nama_fungsi(nilai_parameter1, nilai_parameter2, …);
{
statemen_yang_akan_dilakukan;
…
…
return nilai_yang_akan_dikembalikan;
}
d. Fungsi dapat menghasilkan output (return value) artinya suatu fungsi terdiri dari parameter yang dapat digunakan sebagai nilai masukan dalam fungsi tersebut, nilai tersebut kemudian akan diproses oleh fungsi untuk menghasilkan sebuah nilai kembalian atau yang disebut dengan return value.
Okey Sahabat Seiha, diatas adalah sedikit reoritis dari fungsi. Maaf jika tedak lengkap tapi inti dari artikel ini adalah program yang sudah saya buat. Informasi yang saya ketahui akan saya tambah di sini dan jika ada program baru yang buat akan saya tampilkan juga.
Fungsi : Pencarian Jenis Angka
#include<stdio.h>
int GenapGanjil (int x)
{
if(x%2==0)
return (1);
else
return (0);
}
int main ()
{
int bil,hasil;
printf ("Jika bernilai 1 maka genap\n");
printf ("Jika bernilai 0 maka ganjil\n");
printf ("Nilai bilangannya adalah ");
scanf ("%d",&bil);
hasil=GenapGanjil (bil);
printf ("Bernilai %d",hasil);
return 0;
}
Output :
Fungsi : Pencarian Nilai dan Kode
#include<stdio.h>
int main ()
{
int kode,nilai;
printf ("masukan nilai");
scanf ("%d",&kode);
if (kode<30) nilai=1;
if ((kode>=30)&&(kode<60)) nilai=2;
if ((kode>=60)&&(kode<70)) nilai=3;
if ((kode>=70)&&(kode<90)) nilai=4;
if (kode>90) nilai=5;
switch (nilai)
{
case 1:
printf ("nilai E");
break;
case 2:
printf ("Nilai D");
break;
case 3:
printf ("Nilai C");
break;
case 4:
printf ("Nilai B");
break;
default:
printf ("Nilai A");
}
}
Output :Cukup ini dulu ya teman, untuk ouput anda bisa mencoba sendiri... Lebih baik sobat sendiri yang mencobanya. Jika ada pertanyaan bisa sampaikan di komentar atau di YM saya jika saya online.
Read more: http://www.bocahit.com/2012/07/array-bahasa-c.html
kyk materi kuliah ku ndes..
ReplyDeletehahaha :121
Delete